Sarapan di Jogja Part 2 : Beberapa Kuliner Sarapan Buat Kamu di Jogja Sarapan di Jogja Part 2 : Beberapa Kuliner Sarapan Buat Kamu di Jogja
Meninjau banyak yang tertarik dengan ulasan rumahwisata mengenai sarapan di Jogja. Kali ini rumahwisata akan melanjutkan berbagi informasi mengenai sarapan di Jogja part 2.... Sarapan di Jogja Part 2 : Beberapa Kuliner Sarapan Buat Kamu di Jogja

Meninjau banyak yang tertarik dengan ulasan rumahwisata mengenai sarapan di Jogja. Kali ini rumahwisata akan melanjutkan berbagi informasi mengenai sarapan di Jogja part 2. So travelers jangan pernah bosan ya untuk selalu memantau informasi informasi uptodate dari rumahwisata. Jika sarapan di Jogja part 1 masih sekitaran kota Jogja atau dekat dari pusat kota. Part 2 ini kami mengambil konsep yang berbeda ya, agar travelers tidak susah menemukan sarapan di Jogja saat melalukan perjalanan ke tempat wisata.

Brongkos Warung Ijo Bu Padmo

Pernahkah travelers menikmati sarapan di Jogja dengan Brongkos? Penjual Brongkos yang asli dan melegenda menjual brongkos dari tahun 1950 di Jogja ini adalah Brongkos Warung Ijo Bu Padmo yang berada di bawah jembatan Krasak, Tempel, Sleman, buka mulai dari pukul 10.00 sampi 22.00 WIB.

sarapan di jogja

Awalnya brongkos merupakan menu makanan para bangsawan di Jogja. Namun karena sudah banyak yang menjual makanan tersebut, siapapun bisa menikmati makanan enak ini. Perpaduan daging sapi, kluwak, dan berbagai jenis rempah sayur ini membuat brongkos tidak hanya makanan yang sekedar enak saja, melainkan sarapan di Jogja yang sehat juga bergizi.

Bagi traverels yang melintasi jalan Magelang – Yogyakarta akan melewati Jembatan Krasak, Tempel. Silahkan travelers sarapan di Jogja dan mengambil jalan ke kiri persis di sisi selatan jembatan. Tiba di kiri jembatan (timur jalan), ikuti jalan yang menurun. Ikuti terus jalanan tersebut sampai mentok di sisi utara. Disebelah kanan travelers akan menemukan warung Ijo Bu Padmo.

Nasi Kuning Bu Tuti

Berbicara nasi kuning memang sudah biasa di santap. Tapi karena saat ini kita membahas mengenai sarapan di Jogja, maka tak afdol bila travelers tidak mencoba nasi kuning andalan mahasiswa Jogja. Bukan karena harganya yang murah meriah sih guys, tapi lebih tepatnya warung ini mengerti kebutuhan mahasiswa yang ingin segera sarapan. Dan lokasinya dekat dengan kampus kampus ternama.

sarapan di jogja

Sebelumnya Nasi Kuning ini dikenal sebagai Nasi Kuning Babarsari, karena letaknya di daerah Babasari, namun sekarang warung ini berpindah lokasi di daerah Perumnas Seturan. Dan akan banyak menu yang travelers jumpai bila sarapan di Jogja ke warung ini, tak hanya nasi kuning saja yang mereka tawarkan, melainkan ada lontong sayur, sop daging, dan masih banyak lainnya lagi. Warung ini buka mulai dari pukul 05.00 sampai 14.00 WIB.

Mangut Lele Mbah Marto

Sarapan di Jogja kali ini benar benar seperti makan di rumah sendiri travelers. Jelas saja di sini travelers tidak akan menemukan pelayan atau pegawai yang melayani seperti warung makan pada umumnya. Travelers melalukannya secara mandiri, bebas mengambil nasi sayur sesuai porsi travelers. Dan suasananyapun sangat mendukung. Travelers mengambil makanan di dapur, dan menikmati makanannya bisa di dalam rumah, teras samping, teras depan, atau di dalam pawon.

Rasa lele yang ditawarkan sangat khas ya guys, karena lelenya diasap, bukan digoreng.  Dan walaupun di masaknya secara tradisional tetapi lelenya tidak terasa tengik. Hemm gimana travelers Mangut Lele Mbah Marto bisa menjadi salah satu list Anda untuk sarapan di Jogja ? Tetapi dibutuhkan kesabaran dan niat yang besar bila ingin makan disini guys. Karena lokasinya yang nylempit di tengah perkampungan.

sarapan di jogja

Bila sarapan di Jogja travelers memilih Mangut Lele Mbah Marto, lokasinya dari pusat kota Jogja, silahkan travelers mengambil jalan arah ke Parangtritis KM 6,5 atau kampus ISI dan saat bertemu kantor Pos Sewon travelers belok ke kanan, tepat setelah pos tersebut. Lurus terus sampai bertemu pertigaan pertama belok ke kanan. Sekitar 300 m dari belokan ada sebuah gang kecil masuk ke kiri. setelah itu travelers akan mudah menemukan petunjuk warung Mangut Lele Mbah Marto, beserta petunjuk untuk parkir roda empat.

Mie Lethek Mbah Mendes

Masih tentang sarapan di Jogja,  Nah salah satu recommended ni guys, yang menjadi makanan khas Jogja khususnya daerah Bantul. Mie ini terbuat dari campuran tepung dan singkong sehingga warnanya terlihat tidak bening atau kuning seperti mie pada umumnya. Makanya mie ini dikenal sebagai Mie Lethek yang artinya kusam atau kotor. Tapi travelers tak perlu khawatir, pembuatan mie ini tentunya higienis dan dijamin halal. Jika dilihat secara sekilas mie ini mirip mie bihun, cuma beda tekstur, mie lethek lebih kenyal dari pada mie bihun.

sarapan di jogja

Mie Lethek Mbah Mendes memberikan berbagai pilihan sarapan di Jogja yang siap memanjakan perut keroncongan travelers. Rasa yang dihasilkan dari mie lethek akan berbeda dengan bakmie yang lain. Dan tentunya sarapan di Jogja travelers kali ini punya rasa yang baru ya. Mie lethek yang telah diolah menjadi bakmi goreng ataupun bakmi godok memberikan kesan dan rasa yang berbeda, tekstur yang padal dan kenyal serta efek dari rasa gaplek atau singkong pada mie tersebut bercampur dengan kuah dan bumbu – bumbu resep Mie Lethek Mbah Mendes. 

Ada empat tempat lokasi Mie Lethek Mbah Mendes. Pertama di Gadingsari, Sanden, Bantul, yang kedua berada  di Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman dan yang ke tiga ada di Jl. Margomulyo No.22, Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta dan  yang ke empat  di Jalan Brigjen Katamso No.44, Kec. Wates, Wates, Kabupaten Kulon Progo. Untuk Mie Lethek Mbah Mendes Maguwoharjo mulai buka dari pukul 10.00 – 22.00 WIB, sedangkan yang lainnya mulai buka dari pukul 17.00 WIB sampai malam.

Nah itulah beberapa tambahan recommended dari rumahwisata untuk mengatasi masalah sarapan di Jogja. Jadi bila travelers ingin berwisata ke arah Borobudur, travelers bisa singgah ke Sleman Warung Ijo Bu Padmo, dan bagi travelers yang masih berada di daerah perkotaan sleman, travelers bisa sarapan di daerah seturan yaitu Nasi Kuning Bu Tuti. Jika travelers ke arah Parangtritis, ataupun wisata imogiri lainnya travelers bisa mampir ke Mangut Lele Mbah Karto, atau Mie Lethek Mbah Mendes disesuaikan dengan selera travelers saja. Semoga sarapan di Jogja part 2 ini bisa membatu travelers mengatasi perut yang sedang keroncongan. Hehehe…

admin-lostatrans

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *