Sebuah Tempat Santai dan Nyaman di Kampung Edukasi Watu Lumbung Sebuah Tempat Santai dan Nyaman di Kampung Edukasi Watu Lumbung
Kampung Edukasi Watu Lumbung – tempat ini disebut sebagai kampung edukasi di tengah hutan jati yang ada di Kretek, Bantul, Yogyakarta, atau biasanya wisatawan... Sebuah Tempat Santai dan Nyaman di Kampung Edukasi Watu Lumbung

Kampung Edukasi Watu Lumbung – tempat ini disebut sebagai kampung edukasi di tengah hutan jati yang ada di Kretek, Bantul, Yogyakarta, atau biasanya wisatawan mengenalnya di daerah Surocolo, Parangtritis, Yogyakarta. Jelas saja daerah ini tak mau hanya dikenal sebagai tempat wisata, tetapi mereka ingin dikenal sebagai kampung edukasi, karena tempat ini menyimpan nilai – nilai edukasi yang tersirat dalam suasana pedesaan khas Kampung Edukasi Watu Lumbung.

Kampung Edukasi Watu Lumbung menjadi salah satu kawasan wisata alternatif yang menyatu dengan alam. Di bukit Kampung Edukasi Watu Lumbung ini terdapat banyak kedai dengan bangunan yang menggunakan bambu dan kayu. Pemanfaatan sumber daya alam yang baik, karena di daerah ini sangat banyak di temukan pohon jati, maka tak heran bila kayu jati digunakan sebagai tiang – tiang penyangga kontruksi bangunan bambu tersebut. Sungguh bangunan ini begitu sederhana namun memberikan kenyamanan tersendiri. Travelers akan melihat pemandangan yang sangat menakjubkan bila berkunjung Kampung Edukasi Watu Lumbung, anda dapat melihat matahari terbit, awan biru dan hamparan sawah, jika cuaca cerah anda dapat melihat gunung dari kejauhan. Yup gambaran pemandangan saat kecil dulu, dapat terlihat nyata di Kampung Edukasi Watu Lumbung ini guys.

Bukan hanya sekedar pemandangan saja yang kita dapatkan, Kampung Edukasi Watu Lumbung ini seperti mengerti apa yang di butuhkan travelers. Dengan berbagai macam kedai, tentunya pilihan menu makanannya pun berbeda setiap kedainya, karena setiap kedai memiliki keunikan dan keunggulan masing – masing.

Salah satu contoh kedai yang unik yang ada di kampung Edukasi Watu Lumbung adalah Kedai Wedangan. Di kedai ini di sediakan berbagai macam menu minuman traditional, maupun kopi khas dari berbagai daerah. Belum lagi ada slogan yang tertulis di kedai ini, jika bawa 3 buku layak baca, maka buku tersebut bisa ditukarkan dengan secangkir kopi + tahu cocol + pisang bakar keju, menu tersebut dapat dinikamati secara gratis. Tapi sebaiknya sih, kita menyumbangkan buku tanpa pamrih ya guys. Karena sebenarnya buku yang berasal dari pengunjung, akan di letakkan di perpustakaan umum Kampung Edukasi Watu Lumbung.

Adapun kedai yang menyediakan menu traditional, dan uniknya menunya dapat berubah sewaktu –waktu. Di pagi hari menyediakan menu jajanan pasar, seperti growol, ogosari, getuk, dll. Saat siang menunya nasi, tempe, janganan, bobor, dan menu lauk lainnya. Sore hari biasanya tempe goreng, ketela goreng, dan gorengan lainnya. Bahan makanan yang di suguhkan pun berasal dari sekitar kedai guys.

Jadi bukan tanpa alasan ya guys, tempat ini disebut Kampung Edukasi Watu Lumbung, benar saja di tempat ini semua pengunjung akan mendapatkan banyak hal. Setidaknya ada beberapa hal yang bisa anda pelajari setelah berkunjung di tempat yang penuh banyak makna ini. Konsep edukasi Alas Kuliner yang berada di bagian depan, memiliki beberapa fasilitas dan konsep edukasi, seperti dapur, perpustakaan, gardu pandang, dan lainnya. Dan disini pengunjung berhak menanam satu bibit tanaman yang telah disediakan, dan pengunjung akan mendapatkan discount untuk makanan yang telah dipesan.

Berbeda lagi dengan konsep yang di tawarkan oleh kedai Griyo Kulo, kedai ini sangat unik dengan konsepnya tamu melayani tamu. Yakni tamu pertama melayani tamu kedua, tamu kedua melayani tamu selanjutnya, dan begitu seterusnya. Jadi, jika travelers tak ingin melayani tamu lainnya, jangan coba – coba ke kedai ini ya. Sedangkan kedai di Lembayung Surya memiliki konsep kejujuran, pengunjung yang memesan makanan ataupun minuman akan menghitung, membayar dan sekaligus mengambil kembaliannya sendiri di tempat yang sudah di sediakan. So, travelers bisa memilih kedai sesuai dengan konsep yang anda inginkan.

Di Kampung Edukasi Watu Lumbung tidak hanya sekedar berbagai macam kedai saja, tetapi memiliki fasilitas lainnya, seperti Omah Dolanan Anak, di sana terdapat banyak koleksi mainan anak tradisional, cottage atau tempat penginapan, area camping ground, hingga tempat untuk menggelar acara gathering.

Untuk menuju Kampung Edukasi Watu Lumbung ini sangat mudah, karena lokasinya yang tak jauh dari Pantai Parangtritis. Dari Jl. Parangtritis, setelah melewati jembatan kretek, belok kiri. Lurus saja sampai ketemu pertigaan, belok kanan. Setelah melihat plang atau petunjuk Kampung Edukasi Watu Lumbung, travelers ikuti saja jalan menanjak. Dan sampailah di perkampungan yang belum terjamah modernisasi.

Travelers jika berkunjung ke Kampung Edukasi Watu Lumbung akan merasa seperti orang – orang yang sedang pulang ke kampung halamannya. Dengan suasana desa yang damai dan sejuk, melihat keindahan alam dengan tenang, dan diberi kesempatan untuk mencicipi kuliner yang sangat langka. Begitu bayak hal yang adan dapatkan saat datang ke Kampung Edukasi Watu Lumbung, dan yang paling penting travelers telah mendapatkan pelajaran apa itu kesederhaaan, kepedulian, cinta terhadap alam, saling menghargai, kemandirian, kejujuran, dan tentu saja rasa bersyukur. Inilah oleh – oleh yang anda dapatkan dari Kampung Edukasi Watu Lembung.

admin-lostatrans

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *