Kali Code Berhias Cantik dan  Mewarnai Kota Jogjakarta Kali Code Berhias Cantik dan  Mewarnai Kota Jogjakarta
Travelers jika sedang ke Jogja dan menjadikan Malioboro sebagai salah satu tujuan wisata Anda, sempatkanlah untuk menengok kawasan sepanjang Kali Code, kawasan yang telah... Kali Code Berhias Cantik dan  Mewarnai Kota Jogjakarta

Travelers jika sedang ke Jogja dan menjadikan Malioboro sebagai salah satu tujuan wisata Anda, sempatkanlah untuk menengok kawasan sepanjang Kali Code, kawasan yang telah banyak melakukan perubahan kini telah banyak diperbincangkan  orang – orang dan membuat kagum orang – orang ternama seperti Dewi Sandra dan Anies Baswedan bahkan sampai ke manca negara.

Kali Code merupakan satu dari tiga sungai besar di Jogja yakni Kali Winongo dan Kali Gajah Wong. Sungai sungai yang membelah kota Jogya menjadi dua ini secara historis dijadikan dasar bagi berdirinya Kerajaan Mataram di Jogjakarta. Tapi dari ketiganya, Kali Code-lah yang memiliki daya tarik paling kuat. Tak hanya menyangkut aspek sejarah sebagai sungai pemisah dua kerajaan yaitu Kasultanan Ngayogyakarta dan Pura Pakualaman. Tetapi sejarah panjang Code juga menjadi cerita yang menarik bagi generasi sekarang.

Dulunya Kali Code penuh dengan sampah yang berasal dari rumah tangga. Bahkan menjadi pemukiman yang sangat kumuh. Namun pada tahun 1980-an, budayawan sekaligus arsitek, Y.B Mangunwijaya atau dikenal sebagai Romo Mangun, tergerak untuk menata kawasan pemukiman tersebut. Bukan berarti pemukiman tersebut digusur ya guys. Warga tetap boleh menempatinya, rumah – rumah di tata kembali mengikuti kontur alam di tempat itu.

kali code

Langkah pertama yang dilakukan Romo Mangun, yakni tinggal di area pemukiman Kali Code, mendekati warga dan dilanjutkan dengan membuat paham warga untuk tidak membuang sampah dan menjaga kebersihan di sekitar bantaran Kali Code. Romo Mangun mempresentasikannya dalam kehidupan sehari – hari agar warga mengikuti kebiasaannya.

Tindakannya menjadikan kawasan tersebut benar – benar menjadi bersih, indah, dan juga menjadi tempat wisata unik di Jogja. Terbukti dari penghargaan yang di dapatkan kampung Code yaitu Aga Khan Award For Architecture sebuah penghargaan internasional di bidang arsitektur.

Tak hanya melihat dari stuktur pemukiman ini, namun model gotong royong warga dalam menuntaskan proyek ini membuat arsitek dunia jatuh hati. Kampung Code dianggap sebagai bangunan yang mewakli gotong royong dan harmonis masyarakat Jogja.

Tidak sampai disitu saja, sepeninggal Romo Mangun, aktivitas pemberdayaan warga Kali Code diteruskan oleh pegiat sosial yang tergabung dalam Yayasan Pondok Rakyat. Sejurus dengan itu, Pemerintah Kota Yogyakarta juga ikut aktif dalam memberikan dukungan kepada warga Kali Code dan pihak pihak tertentu, dalam program program pelestarian keindahan Kali Code.

Dan ada hal yang menarik bila travelers melihat dari jembatan Gondolayu ke kawasan Kali Code, warna yang mencolok dari bangunan bangunan pemukiman disana. Jika travelers tau Favela, Brazil. Kampung Kali Code pun terinspirasi dari gaya pemukiman disana yang memliki tembok warna – warni.

Kombinasi warna merah, putih, biru, dan kuning membuat orang – orang akan menoleh ke pemukiman yang mencolok itu. Terlebih lagi perkampungan  ini berada di tengah – tengah kota. Di daerah sini pun terkenal dengan penjual bunga potong yang banyak berjejer sepanjang perjalanan kawasan ini, bunga yang masih segar juga wangi tentunya dan harganya pun sangat murah guys. Rasanya tidak ada kekurangan dari wilayah ini. 

kali code

Saat travelers menuju ke Tugu, sempatkan lah berhenti di Jembatan Gondolayu, dan mengambil gambar dengan latar belakang pemukiman Kali Code yang warna warni. Travelers pun bisa masuk ke kampung atau tepi perkampungan yang menghadap ke sungai, jadi travelers bisa berwisata menyusuri sungai sambil berolahraga ringan. Jika beruntung travelers juga dapat sekaligus melihat aktvitas tradisi berupa upacara Kampung Kali Code yang dikenal dengan istilah Merti Code.

Upacara Merti Code adalah kegiatan kebudayaan yang dimaksudkan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam pelestarian lingkungan Kali Code. Karena usaha – usaha pelestariannya sangat bermanfaat bagi semua elemen, mampu berbagi ruang bagi seluruh makhluk hidup di sungai baik itu manusia, tumbuhan, dan hewan, karena mereka mempunyai hak yang sama dan merupakan bagaian ekosistem sungai.

kali code

Maka dari hal tersebut pentingnya pendidikan untuk membangun kesadaran melalui event budaya Merti Code. Dari event budaya ini diharapkan masyarakat mempunyai rasa syukur atas karunia air dan sungai dari Tuhan, sehingga mereka mampu menjaga dan melestarikan air dan sungai yang dimana sebenarnya air dan sungai ini untuk mendukung kehidupan mereka sendiri.  

Gimana travelers tertarik ingin berwisata di Kampung Kali Code? Di tempat tersebut mungkin travelers akan mendapat inspirasi baru. Karena banyak pelajaran yang dapat di ambil dari uniknya kampung Kali Code ini. Seni, budaya, sosial, dan masih banyak lagi pelajaran lainnya yang dapat travelers dapat, tergantung dari sudut pandang mana travelers melihatnya. So travelers yang ngakunya anak hits, jangan ngaku anak hits ya kalau belum melihat pemukiman warna warni di Jogja ini. Inilah pemukiman yang menghiasi kota Jogja dan menjadi banyak perhatian wisatawan.

admin-lostatrans

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *