Gua Maria di Jogja, Tempat Ziarah dan Devosi Di Bulan Maria [ 3 ] Gua Maria di Jogja, Tempat Ziarah dan Devosi Di Bulan Maria [ 3 ]
Di tulisan ketiga ini adalah kelanjutan dari artiklel sebelumnya, yakni Gua Maria di Jogja, Tempat Ziarah dan Devosi Di Bulan Maria .... Gua Maria di Jogja, Tempat Ziarah dan Devosi Di Bulan Maria [ 3 ]

Di tulisan ketiga ini adalah kelanjutan dari artiklel sebelumnya, yakni Gua Maria di Jogja, Tempat Ziarah dan Devosi Di Bulan Maria [ 2 ].

Gua Maria Sendang Jatiningsih

Tempat beribadah umat Katolik yang merupakan salah satu diantara Gua Maria di Jogja ini juga banyak yang mengunjungi pada saat Bulan Maria. Lokasi yang bertepatan di tepian Sungai Progo menambah sifat keasrian dan kealamian yang makin kental sebagai jati diri keberadaannya. Derasnya aliran sungai Progo menjadi salam selamat datang bagi umat yang hendak memanjatkan berbagai permohonan di Gua Maria di Jogja ini.

Gua Maria Sendang Jatiningsih sebagai bagian dari Gua Maria di Jogja ini berada di Dusun Jitar, Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman dalam naungan Paroki St. Petrus dan Paulus Klepu. Sendang Jatiningsih sendiri memiliki arti sumber air dari rahmat Tuhan yang mendatangkan kedamaian. Gua Maria di Jogja ini merupakan salah satu tempat favorit untuk melakukan devosi di bulan Maria.

gua maria di jogja

Sebelum bernama Gua Maria Sendang Jatiningsih, Gua Maria di Jogja ini bernama Sendang Pusung (sesuai dengan nama gua aslinya). Dan di tahun 2000 Gua Maria di Jogja ini diberkati sebagai Gua Maria Ratu Perdamaian oleh Uskup Agung Semarang, Mgr. Dr. Ig. Suharyo Pr. Di tempat ini Anda dapat berdevosi kepada Bunda Maria di bawah naungan pohon jati atau mengambil air suci di Tirta Wening Banyu Panguripan, sebuah  sendang/sumber mata air yang airnya di alirkan melalui kran-kran untuk menyegarkan jiwa dan raga.

Seperti halnya dengan Gua Maria di Jogja lainnya, Gua Maria Sendang Jatiningsih ramai dikunjungi pada saat Bulan Maria, bahkan pada saat momen hari natal dan akhir tahun, tempat ini telah di pesan oleh berbagai kalangan masyarakat untuk beribadah.

Gua Maria Tritis

Gua Maria di Jogja dengan nama Gua Maria Tritis ini adalah gua alami pertama sebelum Gua Maria Lawangsih. Pada awalnya gua ini di temukan oleh seorang anak SD Sanjaya di kelurahan Giring pada tahun 1975. Lalu anak tersebut memberitahukan kepada Romo Hardjosudarmo, SJ yang waktu itu bertugas di Paroki Wonosari.

Sejak saat itu gua alami tersebut di jadikan tempat beribadah bagi umat Katolik, dan di tahun 1979 Gua Maria Tritis sebagai bagian dari Gua Maria di Jogja ini diresmikan oleh Romo Lamers, SJ dengan mentahtakan patung Bunda Maria di lokasi tersebut.

gua maria di jogja

Saat ini Gua Maria Tritis sebagai salah satu bagian dari Gua Maria di Jogja berada dalam wilaya Paroki St. Petrus Kanisius Wonosari dan secara administratif pemerintahan berada di Dusun Bulu, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Kab. Gunung Kidul. Selain sebagai tempat beribadah bagi umat Katolik, Gua Maria di Jogja ini juga sebagai tempat wisata favorit bagi pelancong – pelancong dari dalam dan luar negeri untuk melihat dan menikmati keindahan gua alami yang benar – benar memberikan nuansa yang berbeda dibandingkan dengan tempat Gua Maria di Jogja lainnya.

Diantara alam pegunungan dan sejuknya hawa gua menambah kekhidmatan pengunjung dalam memanjatkan dan memohon doa kepada Bunda Maria. Kesejukan Gua Maria di Jogja ini kian amat terasa dengan adanya enam kolam alami yang berasal dari tetesan air stalagtit alami. Hal inilah yang membuat Gua Maria Tritis selalu ramai dikunjungi pada saat Bulan Maria di bulan Mei dan bulan Oktober seperti halnya Gua Maria di Jogja lainnya.

Anda dapat mengikuti prosesi Jalan Salib Gua Maria di Jogja ini. Ada dua pilihan rute menuju jalan salib, yaitu rute jalan salib panjang dan  rute jalan salib pendek. Rute jalan salib panjang berjarak 1,5 kilometer yang terbagi menjadi 14 stasi dan di setiap stasi terpasang diorama riwayat kesengsaraan dan penyaliban Tuhan Yesus Kristus. Sedangkan rute jalan salib pendek berjarak tempuh sekitar 500 meter sekaligus sebagai jalan/pintu keluar dari Gua Maria Tritis.

Gua Maria Sendang Rosario

Salah satu Gua Maria di Jogja ini berada di sebelah timur bandara udara Gading atau tepatnya di Desa Ngijorejo, Kecamatan Gading, Wonosari Gunungkidul. Gua Maria Sendang Rosario tidak asing lagi bagi umat Katolik setempat, salah satunya karena sebelum Gua Maria Tritis ada, Gua Maria Sendang Rosario digunakan terlebih dahulu sebagai tempat peribadahan umat Katolik di Gunungkidul.

Sejarah bermulanya Gua Maria di Jogja ini sangat erat kaitannya dengan 3 orang tokoh yang berada di daerah setempat yang bernama Romo T Widyana Sj, bapak Atmo Suparto dan bapak Robertus. Bapak Atmo Suparto adalah sesepuh di Desa Ngijorejo yang terpanggil untuk di baptis oleh Romo T Widyana pada tahum 1933. Masyarakat Ngijorejo sangat percaya bahwa pembaptisan tersebut memberikan dampak besar bagi desa mereka. Sejak saat itu ajaran Katolik mulai berkembang di wilayah Ngijorejo.

Bersamaan dengan berkembangnya ajaran Katolik di wilayah Ngijorejo, Romo T Widyana ingin membuat tempat peribadahan dan peziarahan yang bisa membuat hati menjadi lebih segar dan jernih, sejernih dan sesegar air di sungai Mojing yang beliau lihat saat itu. Dari keinginan itulah Romo T Widyana bertemu dengan bapak Robertus, seseorang yang memberikan inspirasi, saran dan ide untuk membangun berdirinya tempat peziarahan dan peribadahan di area sungai Mojing. Dengan kesepakatan bersama antar tokoh dan masyarakat Ngijorejo, mulailah tempat peziarahan dan peribadahan salah satu Gua Maria di Jogja ini di bangun secara gotong royong.

gua maria di jogja

Tepat pada tanggal 11 Februari 1962, Romo T Widyana meresmikan tempat Gua Maria di Jogja ini dan memberi nama Gua Maria Sendang Rosario. Dalam perkembangan dan renovasi berikutnya, pada tahun 1975, Gua Maria Sendang Rosario diresmikan kembali oleh Kardinal Justinus Darmo Yuwono, Pr. Tidak hanya sampai di situ saja, pada tanggal 21 juni 1997 diadakan kembali peresmian atas renovasi kedua oleh Uskup Tanjung Karang, Mgr. A. Henry Soesanto SCJ.

Gua Maria Sendang Sriningsih

Sendang Duren sebagai cikal bakal Gua Maria di Jogja ini telah melegenda bagi masyarakat dan umat Katolik yang berada dalam wilayah Paroki Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi, Dusun Jali, Desa Gayamharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, 30 kilometer dari kota Jogja menuju arah kota Klaten. Sedang Dusun Jali berlokasi di lereng bukit Mintaraga, sebelah selatan kota Klaten. Ya, disitulah Gua Maria di Jogja ini berada.

gua maria di jogja

Sendang Duren yang pada awalnya sebagai tempat pertapaan telah menjadi tempat peziarahan dan peribadahan bagi umat Katolik berkat tangan dingin dari seorang pastor pendamping di Stasi Wedi bernama Romo D. Harjosuwondo, SJ, bapak P. Wongsosentono, lurah di seorang tokoh umat dan masyarakat di daerah Jali dan Bapak Bei Sutopanitro, seorang guru agama. Peristiwa di tahun 1936 tersebut merupakan awal pembangunan satu diantara Gua Maria di Jogja yang terkenal dengan nama Gua Maria Sendang Sriningsih ini.

Seiring dengan berkembangnya dan banyaknya umat yang beribadah di Gua Maria di Jogja ini, pada tahun 1981 di bangunlah Gereja Katolik Santa Maria Marganingsih Jali sebagai tempat peribadahan dan berfungsi sebagai tempat transit bagi para pengunjung menuju Gua Maria Sendang Sriningsih. Bagi Anda yang hendak mengikuti prosesi Jalan Salib, Gereja Katolik Santa Maria Marganingsih inilah sebagai start menjalani prosesi.

Perjalanan Anda menuju Gua Maria Sendang Sriningsih akan melewati rute Jalan Salib yang penuh dengan tantangan dan mengasyikkan. Walaupun Anda harus menapaki banyaknya tangga menuju bukit, kelelahan yang mungkin Anda alami tidak akan begitu sebanding dengan keasrian pohon yang rindang, keindahan panorama alam sekitar, kesejukkan dan kesegaran udara yang telah menyatu dengan jiwa Anda.

Akhir prosesi Jalan Salib di Gua Maria ini berada di sebuah puncak bukit yang bernama Puncak Golgota, di tempat ini Anda dapat melihat lembah yang begitu luas dan keindahan Kota Klaten dari atas Puncak Golgota. Sedikit menuruni anak tangga di Puncak Golgota Anda telah berada di Gua Maria Sendang, di tempat Gua Maria di Jogja ini Anda dapat membersihkan jiwa dan raga Anda dan memulai proses devosi, permohonan dan penghormatan kepada Bunda Maria.

Demikian ulasan dari rumahwisata tentang 7 Gua Maria di Jogja yang patut Anda kunjungi di Bulan Maria di bulan Oktober tahun 2017 ini.

Segera hubungi rumahwisata.com untuk mendapatkan tempat di program kami:

PAKET WISATA ROHANI DI JOGJA

gua maria di jogja

salam cinta dan kasih dari kami, rumahwisata.com

admin-lostatrans

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *