Saat Teduh di Gereja Ganjuran dan Candi Ganjuran Saat Teduh di Gereja Ganjuran dan Candi Ganjuran
Gereja Ganjuran dan Candi Ganjuran – Gereja Ganjuran merupakan gereja tertua di Bantul. Gereja yang didirikan pada tanggal 16 April 1924 oleh keluarga Schmutzer... Saat Teduh di Gereja Ganjuran dan Candi Ganjuran

Gereja Ganjuran dan Candi Ganjuran – Gereja Ganjuran merupakan gereja tertua di Bantul. Gereja yang didirikan pada tanggal 16 April 1924 oleh keluarga Schmutzer yang memiliki sebuah pabrik gula di wilayah tersebut. Gedung Gereja Ganjuran sudah banyak yang dirubah dan di renovasi, termasuk dibangun ulang setelah gempa bumi Yogyakarta tahun 2006.

Gereja Ganjuran terus memasuki budaya Jawa dalam liturgi. Sekarang ini, kompleks Gereja Ganjuran telah dikenal umat katolik sebagai tempat ziarah yang bernuansa budaya jawa, terlebih lagi terdapat sebuat candi bergaya Hindu – Jawa gabungan Mataram Kuno dan Majapahit, dengan patung Hati Kudus bercorak jawa sebagai tempat berdoa. Hal tersebut dikarenakan keluarga Schmutzer ingin menghidupi imannya sebagai seorang yang beriman Katolik dan dalam konteks budaya dimana mereka tinggal.

Gereja Ganjuran yang berjarak 17 Km di sebelah selatan kota Yogyakarta, dibangun di tanah seluas 2,5 hektar dan termasuk tempat parkir, candi, gereja, pastoran, dan beberapa bangunan lain. Gedung Gereja Ganjuran dibuat dengan gaya joglo dan dihiasi dengan ukiran gaya Jawa yang mempunyai panjang kurang lebih 600 meter persegi.

Ukiran yang termasuk ukiran nanas dari kayu serta ukiran berbentuk jajar genjang yang disebut wajikan. Begitupun dengan atap yang berbentuk tajug dan didukung 4 tiang kayu jati yang menggambarkan empat penulis injil, yakni Matius, Markus, Lukas, Yohanes. Designnya arsitektur Gereja Ganjuran seperti paduan eropa dan jawa.

Gaya Jawa pun terlihat pada altarnya, sancristi (tempat penyimpanan alat misa), wadah air baptis, dan tempat katekis, serta patung Yesus dan Bunda Maria yang sedang menggendong putranya dengan berbusana Jawa.

Pada altar Gereja Ganjuran dihiasi dengan malaikat yang berbusana tokoh wayang dan terdapat relief yang menggambarkan pepohonan serta bunga – bunga, tiga burung pemakan bangkai dan dua rusa yang sedang minum dari sumber air yang memancarkan tujuh aliran air. Adapun dua buah patung malaikat dengan corak Jawa dalam posisi menyembah.

Selain altar yang dibuat dengan corak jawa, ada dua buah relief di kanan dan di kiri gereja dengan bentuk relief Hati Kudus yesus dan relief Ibu Maria. Menurut ilmuawan Belanda M.C. Ricklefs gaya arsitektur Gereja Ganjuran manifestasi penyesuain gereja Katolik di Jawa yang paling menonjol.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Gereja Ganjuran memiliki gaya Hindu – Jawa. Dan untuk nuansa Hindunya terlihat pada banguna candinya. Disamping perpaduan gaya arsitektur yang unik tersebut, Gereja Ganjuran juga mempunyai beberapa catatan istimewa.

Uskup pertama Indonesia Rm Albertus Soegijapranata SJ dulu merupakan pastor di gereja ini dan ditahbiskan pada tahun 1942. Dan Gereja Ganjuran semakin layak dijadikan tempat ziarah ketika pada tahun 1998 di bawah candi ditemukan mata air dari dasar candi Hati Kudus Yesus.

Gereja Ganjuran

Jika travelers tiba di tempat ini, sebelum melakukan ziarah sebaiknya mencuci muka atau mencuci kaki di mata air yang disediakan oleh pihak gereja dan tersedia dalam bentuk kran air di samping Candi Ganjuran. Hal tersebut diyakini sebagai suatu sarana untuk menyiapkan fisik dalam wujud yang bersih sebelum menghadap Tuhan. Candi Ganjuran merupakan Candi Hati Kudus Tuhan Yesus yang diyakini Umat Katholik sebagai salah satu tempat ziarah rohani.

Bagi travelrs yag ingin mengikuti mandi berkat di Gereja Ganjuran pun bisa dilakukan, karena di sini adalah tempat yang baik untuk mandi dan mendapat berkat. Kepercayaan yang muncul sebenarnya adalah dengan mandi atau mensucikan diri, maka peziarah akan bersih dan siap untuk berdoa dengan mengambil lokasi di Candi Ganjuran ini.

Jadwal Misa Gereja Ganjuran :

Jadwal Misa Hari  Bahasa Pukul
Misa Harian Senin, Rabu Bahasa Indonesia 05.30 WIB
Misa Harian Kamis, Sabtu Bahasa Jawa 05.30 WIB
Misa Mingguan Sabtu Bahasa Indonesia 18.00 WIB
Misa Mingguan Sabtu Bahasa Jawa 16.00 WIB
Misa Mingguan Minggu Bahasa Indonesia 16.00 WIB
Misa Mingguan Minggu Bahasa Jawa 07.00 WIB
Misa Bulanan Malam Jumat Pertama Bahasa Jawa 19.00 WIB
Misa Prosesi Agung Hari Minggu terakhir bulan Juni Bahasa Jawa 07.00 WIB

 

Gereja Ganjuran berlokasi di Jl. Ganjuran, Sumbermulyo, kecamatan Bantul, Yogyakarta. Untuk menuju ke Gereja Ganjuran travelers bisa menuju Jl. Parangtritis  – pertigaan Ganjuran (plang RS St. Elizabeth Ganjuran) belok kanan jika travelers dari arah Pojok Benteng Wetan. Jika travlers tidak menggunakan kendaraan pribadi, travelers bisa naik bus kota jurusan Jogja – Samas dan turun di pertigaan Ganjuran. Dari situ travlers bisa jalan kaki sekitar 1 Km kea rah timur.

Meskipun tempat yang telah rumahwisata.com sebutkan merupakan tempat peribadatan umat Katolik, tempat tersebut juga bisa dikunjungi oleh siapapun. Travelers boleh datang sewaktu – waktu baik untuk beribadah maupun melakukan kontemplasi. Namun travlers juga wajib mematuhi berbagai peraturan yang berlaku, seperti menggunakan pakaian sopan, ponsel harap di silent agar tidak mengganggu ketenangan pengunjung yang sedang beribadah.

admin-lostatrans

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *