Air Terjun Luweng Sampang, Uniknya Air Terjun “Grand Canyon Jogja” Air Terjun Luweng Sampang, Uniknya Air Terjun “Grand Canyon Jogja”
Air Terjun Luweng Sampang – Hai travelers, weekend ini apa sudah ada planing untuk jalan – jalan ? terlalu sibuk dengan pekerjaan kantor atau... Air Terjun Luweng Sampang, Uniknya Air Terjun “Grand Canyon Jogja”

Air Terjun Luweng Sampang – Hai travelers, weekend ini apa sudah ada planing untuk jalan – jalan ? terlalu sibuk dengan pekerjaan kantor atau tugas kampus, ataupun pekerjaan lainnya, ada baiknya kalian relaks sejenak, menengakan pikiran dan mulai mencari sujumlah informasi tempat –tempat wisata yang akan kami share dengan tulus dan ikhlas demi kesenangan bersama hehehe…

Lagi- lagi kami akan berbagi informasi tempat wisata dari Gunung Kidul ni travelers. Eits jangan pernah bosan, karena banyak tempat yang tersembunyi dibalik pegunungan Gunung kidul. Kabupaten yang memiliki 18 kecamatan dan 144 desa ini membuatnya kaya akan tempat wisata yang menarik. Selain terkenal dengan pantai – pantainya yang indah, Gunung Kidul juga mempunyai destinasi yang menarik, seperti goa, perbukitan, sungai, dan air tejun. Dan untuk postingan kali ini kami akan berbagi informasi yang tidak akan kalah menakjubnya dari informasi-informasi sebelumnya yaitu Air Terjun Luweng Sampang.

Air Terjun Luweng Sampang ini sekilas mirip dengan Grand Canyon di Arizona Amerika, hanya saja tidak sebesar yang di Arizona Amerika, dan Tinggi Air Terjun Luweng Sampang ini sekitar 5 meter. Air Terjun Luweng Sampang bukan jenis air terjun pada umumnya yang ada di perbukitan, melainkan hasil dari perbedaan ketinggian batuan sungai. Disebut Luweng Sampang karena Luweng dalam bahasa Jawa artinya lubang, karena jika dilihat dari atas air ini seperti mengalir ke sebuah lubang. Dan Sampang karena lokasinya yang berada di Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunung Kidul. Ada juga yang berpendapat Luweng dalam bahasa Jawa biasanya sebutan untuk keran (dapur) besar yang terbuat dari bata atau tanah. Benar saja bentuk Air Terjun Luweng Sampang ini seperti diapit oleh bebatuan yang memiliki garis – garis lapisan, seperti terukir oleh tangan manusia dengan sentuhan seni yang luar biasa,,Eksotis sekali.

air terjun luweng sampang

Inilah pemandangan yang paling menarik bebatuan bergelombang mungkin karena batu tersebut sudah cukup lama tergerus mengikuti aliran air. Yang menjadi daya tarik Air Terjun Luweng Sampang dimana kecantikannya bisa berubah makin cantik setiap musim berganti. Ketika kamu datang saat musim hujan, kamu akan melihat Air Terjun Luweng Sampang dengan debit yang besar dan air yang berwarna coklat akan menghiasi kecantikan Air Terjun Luweng Sampang pada musim itu. Sedangkan musim kemarau, kamu akan bertemu dengan air yang jernih, debit yang kecil dan dibawah air terjun yang membuat sebuah kolam kecil dengan warna air biru kehijauan dan bebatuan yang berada di sekitar air terjun akan terlihat dan menambah cantik Air Terjun Luweng Sampang saat Kemarau.

Perjalanan dari kota jogja menuju wisata Air Terjun Luweng Sampang berkisar 45 menit, perjalanan dapat anda tempuh menggunakan transportasi bermotor roda empat ataupun roda dua. Ini kisaran waktu dalam keadaan perjalanan lancar ya travelers.

Penasaran dengan Air terjun Luweng Sampang “grand Canyon Jogja”? untuk bisa sampai ke lokasi ini anda membutuhkan usaha yang maksimal karena anda akan melalui medan yang cukup sulit. Tapi kami yakin, perjuangan anda tidak akan sia – sia bila sudah sampai ke Air Terjun Luweng Sampang ini.

Rute melalui Gunung Kidul, naik melalui kawasan Hargo Dumilah, sampai Perempatan Polsek Patuk, belok kiri, melewati jalan menuju Gunung Api Purba Nglanggeran. Namun, saat sampai perempatan besar, dimana arah ke Gunung Nglanggeran belok ke kanan, maka untuk menuju Desa Sampang anda cukup lurus dan ikuti jalan utama.

Jalur tercepat justru bisa kita telusuri lewat Jogja ke timur melewati Candi Prambanan melewati perempatan Pabrik SGM masih ke timur, sampai di Tegalmas belok kanan arah ke Stasiun Srowot (jalur alternatif Wedi) kemudian ikuti terus jalan ini sampai ketemu Tugu Pasar Wedi habis itu belok kanan lurus terus melewati Masjid Besar Nurul Jami lurus terus sampai mentok di kaki gunung kurang lebih 15 Km dari Pasar Wedi, setelah mentok (sampai di desa Teluk) pas pertigaan belok kiri terus lurus kurang lebih 200 m ada pertigaan belok kanan arah jalan yang mau naik gunung, ikuti terus jalan ini kira-kira dari pertigaan tadi 10 km untuk nyampe di Air Terjun Luweng Sampang. Jika Anda merasa bingung jangan malu untuk bertanya kepada warga sekitar yang ada disana agar anda tidak tersesat.

Menurut penuturan warga sekitar, Sunan Kalijaga, salah satu anggota Wali Songo dan murid dari Sunan Bonang, dahulu menjadikan kawasan Air Terjun Luweng Sampang ini sebagai lokasi semedi atau bertapa untuk mencari pencerahan. Lepas dari cerita warga, mungkin kita bisa merasakan hal yang serupa bila ngin relaks sejenak, karena suasana yang sejuk dan tenang membuat siapapun disana akan merasa damai.

Apabila berkunjung ke Air Terjun Luweng Sampang kami sarankan jangan saat musim hujan dekarenakan medannya menjadi sulit dan licin,  Selain itu jika ingin kesini sebaiknya beramai-ramai karena tempat ini masih sangat sepi sekali. Tetap jaga kelestarian lingkungan dan jangan buang sampah sembarangan yah sob…. Happy holiday

admin-lostatrans

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *