Air Terjun Jogja yang Eksentrik dan Eksotis Air Terjun Jogja yang Eksentrik dan Eksotis
Air terjun Jogja – Jogja sebagai kota wisata memiliki berbagai macam tujuan bagi Anda untuk berwisata. Diantara berbagai macam obyek wisata yang ada, rumahwisata... Air Terjun Jogja yang Eksentrik dan Eksotis

Air terjun Jogja – Jogja sebagai kota wisata memiliki berbagai macam tujuan bagi Anda untuk berwisata. Diantara berbagai macam obyek wisata yang ada, rumahwisata akan berbagi salah satu obyek wisata baru yang cukup eksentrik.  Berjarak sekitar 20 km dari pusat kota Yogyakarta ke arah selatan, tepatnya di desa Dlingo, dusun Pokoh Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

air terjun jogja

Kental dengan suasana pedesaan yang asri, sejuk, nyaman dan alami apalagi di tambah dengan adanya suara gemercik air terjun yang mengalir deras membuat suasana air terjun Jogja ini semakin menyenangkan. Sangatlah cocok bagi Anda yang ingin melepaskan kepenatan dan rutinitas sehari – hari. Jernih, rindang dan sejuk menjadi salah satu ciri khas wisata air terjun Jogja yang mulai banyak di kunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

air terjun jogja

Air terjun Jogja ini bernama Grojogan Lepo. Grojogan dalam bahasa Indonesia berati air terjun. Kata Lepo adalah singkatan dari Ledok Pokoh. Dalam istilah bahasa Jawa, ledok adalah legok ombo (cekungan luas) atau bisa di artikan tanah yang dalam, berbentuk bulat dengan cekungan luas. Jadi Grojogan Lepo dalam terjemahan bebas adalah air terjun dengan cekungan luas yang berada di dusun Pokoh.

Grojogan/air terjun Lepo merupakan salah satu destinasi wisata primadona di kota budaya karena air terjun Jogja yang unik ini memiliki tiga air terjun dan empat tingkat kolam alami dengan kedalaman yang bervariasi dari 20 cm, 40, 70 cm sampai 2 meter di sepanjang aliran sungai, sehingga pengunjung yang datang dapat memilih sendiri sesuai dengan keinginannya masing – masing.

air terjun jogja

Di kawasan ini anak – anak kecil dengan usia diatas lima tahun dapat bermain di kolam berkedalaman 20 cm. Dengan air sebatas di bawah lutut membuat anak – anak lebih aman untuk bermain tanpa ada rasa was was dari orang tuanya.

Demikian juga untuk anak – anak berusia 10 – 15 tahun akan lebih aman bermain di kolam dengan kedalaman dan 40 cm. Bagi pengunjung berusia dewasa dan dapat berenang bisa memilih kolam berkedalaman 2 meter. Hal inilah yang membuat pengunjung dari berbagai segmen usia berbondong – bondong datang ke lokasi air terjun Jogja ini.

Dikelola oleh masyarakat setempat, pengelola kawasan wisata Grojogan/air terjun Lepo tidak memungut biaya retribusi khusus. Pengunjung hanya membayar secara suka rela melalui kotak donasi yang telah di sediakan. Donasi inilah yang nantinya akan di gunakan untuk pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan air terjun Jogja ini.

Tak hanya menyuguhkan wisata alam seperti biasanya, air terjun Jogja ini menjadi salah satu wahana edukasi bagi para pengunjung untuk lebih menghargai alam. Sekali dalam sebulan pengunjung akan di libatkan dalam prosesi merti kali atau bersih sungai. Merti kali merupakan kearifan lokal masyarakat Yogyakarta yang masih terjaga hingga kini. Dalam prosesnya, pengelola dan pengunjung bersama – sama secara bergotong royong membersihkan segala kotoran/sampah yang berada di sungai untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan alam.

air terjun jogja

Hal menarik lainnya, di kawasan wisata air terjun Jogja ini terdapat warung/kedai di pinggir sungai yang menyediakan kuliner makanan dan minuman khas masyarakat setempat. Makanan khas tersebut  bernama sego bledak. Sego bledak adalah nasi yang diolah dari tepung jagung dan memiliki latar belakang sebagai santapan utama masyarakat desa Dlingo jaman dahulu. Sekarang Sego bledak merupakan makanan selingan yang di konsumsi masyarakat setelah nasi.

air terjun jogja

Bahan bakunyapun mudah didapat karena masyarakat desa Dlingo kebanyakan menanam jagung di sekitar rumahnya. Sego bledak ini sangat pas di sajikan dengan rebusan sayur daun kenikir, daun bayam, daun pepaya, daun singkong, sambal mentah, tahu tempe bacem dan ikan wader goreng. Kelezatan satu porsi sego bledak komplit dapat Anda nikmati dengan merogoh kocek sebesar IDR 15.000.

Tak ketinggalan, dengan menyruput wedang kekep dapat menghangatkan dan menyegarkan tubuh setelah berbasah – basahan di kawasan air terjun Jogja yang satu ini. Minuman yang terbuat dari rebusan serai, kapulaga, kayu manis dan jahe ini merupakan minuman khas masyarakat desa Dlingo yang tentunya menambah  khasanah keunikan salah satu air terjun Jogja yang menawan ini. Dengan IDR 3.000 Anda sudah dapat menikmati kehangatan wedang kekep buatan masyarakat desa Dlingo sambil merasakan semilir angin dan sejuknya udara di kawasan wisata air terjun Jogja ini.

Demikian ulasan rumahwisata tentang wisata  air terjun Jogja yang eksentrik dan eksotis sebagai destinasi wisata alam Yogyakarta yang wajib di kunjungi. Semoga bermanfaat bagi para pecinta air terjun Jogja dan  para pecinta wisata alam di Indonesia.

admin-lostatrans

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *